Sabtu, 29 Desember 2018

Mengetahui Dan Mempelajari Tahap Tumbuh Kembang Bayi

Setiap bayi ataupun anak memang memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Samahalnya dengan tahap tumbuh kembang mereka, memang tidaklah sama semuanya.  Tapi sebagai orangtua kita tetaplah untuk terus memperhatikan dan menjaga tumbuh kembang sang buah hati. Sebagai orangtua kita perlu mengamati berat badan, tinggi badan, perkembangan gerakan motorik dan sensorik anak. Membahas soal Tahap tumbuh kembang bayi ataupun anak memang selalu membuat kita sebagai orangtua butuh knowledge untuk bisa memberikan yang terbaik untuk buah hati kita.


Pertumbuhan dan perkembangan keterampilan maupun kemampuan dasar yang dikuasai bayi, biasanya berawal dari bentuk yang paling sederhana dan yang paling dekat dengan dirinya. Yakni, bagaimana seorang bayi berinteraksi dan berkomunikasi dengan orangtuanya sebagai orang yang paling dekat dengan dirinya. Tumbuh kembang bayi setiap bulan itu sangatlah cepat baik pertambahan berat badan maupun tinggi badan bayi. Berikut ini ada beberapa tahap tumbuh kembang bayi menurut medianers.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-3 Bulan
Pada fase usia bayi 0-3 bulan ini maka aktifitas motoriknya sudah berkembang dengan baik.  Aktivitas seperti anggota gerak tangan dan kaki bergerak aktif atau disebut dengan motorik kasar. Sedangkan untuk motorik halusnya maka pada usia ini bayi pun sudah mampu tumbuh dengan baik seperti menoleh ke kiri dan kanan. Bayi juga sudah mulai bisa belajar mengangkat kepalanya pada posisi telungkup.  Bayi juga sudah bisa bereaksi terhadap bunyi-bunyian seperti lonceng.  Seorang ibu juga akan sering melihat bayinya mampu meraih serta menggenggam benda-benda kecil yang diberikan pada si Kecil.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 3 - 6 bulan
Pada fase usia ini, perkembangan motorik bayi sudah  semakin meningkat, kepala sudah bisa ditegakkan di saat duduk, serta sudah bisa memegang mainan. Bila bayi dibaringkan telungkup, maka ia mampu menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya sambil bergerak maju.  Bayi juga terlihat aktif belajar mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.

Sedangkan untuk sensoriknya juga berkembang pesat, bayi sudah mampu tertawa dan berteriak, serta memandang anggota geraknya, seperti jari dan tangan. Bayi juga sudah merasa senang memasukkan semua benda yang berhasil dipegangnya ke dalam mulut.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 6-9 Bulan
Pada usia ini si kecil sudah mulai duduk bisa sendiri tanpa bantuan, perlahan merangkak, bisa menggulingkan tubuhnya untuk berpindah tempat. Pada usia ini si kecil juga sudah bisa mengkoordinasikan antara tangan kanan dan kiri, saat mengambil mainan. Serta mengeluarkan suara, " Maa maa...".  Rentang usia ini juga anak sudah mampu berdiri sambil berpegangan atau dengan alat bantu, misal ketika mau berdiri dengan memegang tangan kursi.  Anak juga sudah bisa melambaikan tangan pada seseorang sambil tersenyum pada orang tersebut.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 9 - 12 bulan
Memasuki fase ini si Kecil semakin giat serta aktif dan menunjukkan semangat belajar untuk berjalan. Bayi juga sudah mampu memukul mainan dengan kedua tangannya, serta mampu bertepuk tangan sambil ketawa-ketiwi. Bayi juga mulai menggunakan ibu jari dan telunjuk untuk mengambil dan memegang benda-benda yang berukuran kecil, dan semakin senang mengambil dan membuang benda. Bahkan pada usia 12 bulan anak juga sudah mampu berdiri tanpa berpegangan, memasukan mainan ke cangkir, serta mulai pandai dan senang bermain dengan orang lain.

Inilah beberapa tahap tumbuh kembang bayi yang perlu diketahui oleh orangtua.  Sebagai orangtua kita harus memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan bayi kita.  Apabila terdapat kejanggalan dalam tahap tumbuh kembangnya maka sebagai orangtua kita juga harus lebih waspada dan bisa mengkonsultasikannya dengan pihak yang lebih kompeten.

    Choose :
  • OR
  • To comment