Jumat, 21 Desember 2018

Mengenal ABS Pada Motor Yamaha, Anda Wajib Tahu!

Apa itu ABS? dan Cara Kerjanya Pada Motor Yamaha. Mengendarai sepeda motor memiliki risiko tinggi kecelakaan, sangat banyak penyebab kelalaian pengendara sendiri karena kesalahan pengendara lain. Dan ada juga kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor di kendaraan, yang sering terjadi disebabkan oleh sektor pengereman. Pada artikel ini kita akan membahas tentang rem, khususnya teknologi yang terbilang baru untuk diterapkan pada sepeda motor, yaitu sistem abs (AntiLocking Brake System).


Sistem ini sebelumnya telah umum diterapkan untuk pengereman mobil, akhirnya, terutama untuk keluaran motor terbaru dan masih terbatas pada tunggangan menengah ke atas, sistem ABS mulai diterapkan. Diantaranya pada sepeda motor Honda All New CBR150, Nmax 150 dari pabrikan motor Yamaha dan sebagainya.

Industri otomotif kini semakin cepat, terbukti bahwa banyak pabrikan kendaraan bermotor berlomba-lomba menanamkan teknologi terbaru di setiap kendaraan, mulai dari fitur kenyamanan, fitur hiburan, hingga fitur keselamatan, salah satunya adalah ABS (Antilock Breaking System).

Pada awalnya sistem ABS hanya dapat diperoleh di mobil, dan bahkan kemudian dengan tipe menengah ke atas. Namun kini, seiring waktu fitur ABS juga telah disematkan pada sepeda motor.
ABS adalah fitur keselamatan aktif yang berpusat pada sistem pengereman. Tujuannya agar roda depan tidak terkunci dan menghindari kendaraan tergelincir saat pengemudi melakukan pengereman mendadak.

Menurut Bosch Malaysia Project Manager Chassis System Control, John Chong secara keseluruhan pola kerja sistem ABS pada motor hampir sama dengan sistem kerja ABS pada mobil. Semua dikendalikan oleh Sensor Kecepatan Roda.

Bagaimana Cara Kerja Rem ABS Pada Motor Yamaha?
Kemudian Wheel Speed Cencor akan mengirimkan informasi ke modulator dan tentu saja modulator akan mengatur pompa hidraulik untuk menyediakan tekanan rem. Kemudian modulator itu sendiri akan menghitung berapa banyak tekanan yang harus diberikan oleh pompa hidrolik, sehingga akan ada tekan dan lepaskan proses rem untuk menyesuaikan tekanan yang dibutuhkan oleh rem.

Secara fungsional dan kinerja keduanya tidak memiliki perbedaan, kecuali keduanya tidak bisa dipasang sembarangan pada sepeda motor. Untuk ABS dengan satu saluran hanya bisa disematkan pada motor yang memiliki cakram rem di roda depan saja. Sementara ABS memiliki dua saluran khusus untuk sepeda motor yang memiliki rem cakram di bagian depan dan roda belakang yang nantinya ABS akan dipasang pada kedua rem

ABS bekerja ketika kecepatan Yamaha NMax mencapai lebih dari 10 kpj dan pengemudi membuat rem mendadak. Pekerjaan ABS diatur oleh unit hidrolik dan kontrol. Jadi meskipun tuas rem ditekan penuh, dua komponen yang mengatur tekanan yang diberikan oleh cairan rem. Sehingga mencegah roda dari penguncian

Ketika roda terkunci, motor akan sulit dikendalikan dan bahkan dapat kehilangan kendali untuk menyebabkan kecelakaan fatal. Kehadiran ABS, memastikan Anda masih bisa mengendalikan motor saat pengereman tiba-tiba dilakukan, sehingga Anda dapat menghindari potensi kecelakaan di depan.
Untuk pengguna sepeda motor non ABS, saat berkendara dengan kecepatan tinggi tetap bisa maju. Ini bukan karena sistem pada kendaraan bermotor tidak berfungsi. Tetapi efek dari gaya sentrifugal yang memberikan dorongan ke objek yang meluncur dengan cepat.

Pada ABS (AntiLocking Brake System) Semakin berat dan cepat kendaraan berjalan, semakin besar gaya sentrifugal yang dihasilkan. Efek dari terlalu banyak gaya sentrifugal yang dihasilkan akan menjaga kendaraan tetap berjalan. Meskipun roda telah berhenti, terutama jika dilakukan dalam kondisi jalan yang licin atau basah.

    Choose :
  • OR
  • To comment